Dosen Psikologi Unimal Mengajak Pekerja Migrant di Malaysia Membangun Visi Misi Hidup

Berita Internasional – Kuala Lumpur | Hafnidar, PhD, dosen Psikologi Universitas Malikussaleh yang sekaligus menjabat sebagai Manager Program LSM SHARING berkesempatan menyampaikan materi mengenai pentingnya setiap pekerja migrant memiliki visi dan misi hidup. Hafnidar menekankan betapa pentingnya membuat road map dan menetapkan goal setting kehidupan agar pekerja migrant dapat berdikari saat kembali ke tanah airnya masing-masing. “Dengan memiliki visi dan misi yang jelas, pekerja migrant akan mampu merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik dan mencapai kemandirian yang diharapkan,” ujar Hafnidar.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional III ini digelar pada hari Minggu tanggal 26 Mei 2024 di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) bertema, “Empowering Migrant Workers in Malaysia: A Multidisciplinary Capacity Building Approach and Medical Examination”. Sebanyak 190 dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan dari 82 Universitas yang tersebar dari Sabang sampai Marauke berkontribusi dalam kegiatan PKM Internasional III ini. Sebanyak 45 orang diantaranya bertolak ke Kuala Lumpur Malaysia pada tanggal 23-27 Mei 2024. Adapun penerima manfaat kegiatan PKM Internasional III ini adalah 113 orang pekerja migran di Malaysia. Meskipun sebagian besar peserta merupakan pekerja migrant Indonesia (PMI), namun 7 diantaranya berwarganegara asing yang turut hadir dan aktif sampai acara selesai. Acara juga berlangsung secara online.

Sementara itu sebanyak 24 orang mahasiswa Program Doktoral (S3) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya ikut mengambil bagian dalam PKM Internasional III ini dengan memberikan penyuluhan, demo dan pelayanan pemeriksaan kesehatan oleh dokter-dokter spesialis. Program ini diketuai oleh dosen program S3 UNAIR Dr. Reny I’tishom, M.Si sebagai ketua delegasi.

Kegiatan ini hasil Kerjasama 82 Universitas di Indonesia yang difasilitasi oleh LSM SHARING, dengan Lembaga Internasional di Malaysia yaitu Pengurus Cabang Istimewa Nadhiatul Ulama (PCINU) Malaysia, Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Semua pihak memberi sambutan dalam acara pembukaan yang dibuka oleh Kepala Sekolah SIKL mewakili Bapak Atase Pendidikan (Atdikbud) KBRI KL Prof Muhammad Firdaus yang sedang berdinas keluar negara.

Muhammad Firdaus mengharapkan kegiatan PKM Internasional kedepannya juga mensasar murid dan walimurid serta pekerja migran yang berada di kilang-kilang atau pabrik di Malaysia. Sementara itu Ketua LSM SHARING, Ikhyanuddin M.Acc menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerjasama dengan pihak manapun untuk keberlanjutan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat baik dalam bidang Pendidikan, pelayanan kesehatan, kesejahteraan ekonomi maupun bantuan hukum dan keadilan.

Program Manager LSM SHARING, Hafnidar, menyebutkan bahwa kegiatan PKM Internasional III ini berlangsung selama satu semester, sejak survey kebutuhan dan penggalangan dana pada Februari 2024 sampai dengan pelaporan dan publikasi jurnal pengabdian pada Juli 2024. Follow up kegiatan PKM Internasional III sangat diperlukan demi memaksimalkan dampak dari program pengabdian international ini.

 

Bagikan ini :