Kurikulum

KURIKULUM

Kurikulum Program Studi Psikologi FK Unimal ditetapkan dan dikembangkan berdasarkan SNPT, KKNI dan AP2TPI yang diwujudkan dalam serangkaian mata kuliah dengan jenis mata kuliah yang terdiri atas tiga bagian, yaitu:

  • Mata kuliah pilihan, yang ditujukan untuk pengembangan kemampuan sesuai minat mahasiswa
  • Mata kuliah wajib program studi, untuk capaian pembelajaran aspek kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan,  serta mengelola kewenangan dan tanggung jawab;
  • Mata kuliah wajib umum, untuk capaian pembelajaran aspek sikap dan tata nilai;

GELAR

Gelar sarjana yang diperoleh setelah menempuh pendidikan pada Program Studi Psikologi Fak. Kedokteran Universitas Malikussaleh adalah Sarjana Psikologi (S.Psi)

BEBAN STUDI

Beban studi pada Program Studi Psikologi Fak. Kedokteran Universitas Malikussaleh adalah 156 SKS, yang terbagi atas 106 sks teori (69%) dan 48 sks praktikum(31%).

Rinciannya:

  • 15 SKS atau 5 mata kuliah wajib umum,
  • 128 SKS atau 47 mata kuliah wajib program studi, dan
  •  8 SKS atau 4 mata kuliah pilihan.

KOMPETENSI LULUSAN

Kompetensi lulusan Program Studi Psikologi Fak. Kedokteran Universitas Malikussaleh terbagi menjadi 3 jenis, sesuai dengan keutamaannya yaitu kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya, sebagai berikut :

No

Macam

Kompetesi

Deskripsi Kualifikasi

Lulusan

Kualifikasi Bidang Kerja Instansi
1 Kompetensi Utama
  1. Menunjukkan perilaku yang didasari nilai moral luhur, menghargai perbedaan dan bersikap empatik.
  2. Menguasai konsep dasar teori psikologi untuk menggambarkan beragam gejala psikologi serta menganalisis gejala psikologis individu, kelompok, organisasi dan komunitas.
  3. Mampu menganalisis fenomena perilaku manusia berdasarkan hasil observasi, interviu, dan instrument asesmen yang diperkenankan.
  4. Mampu melakukan riset tingkat dasar yang mempergunakan prinsip-prinsip psikologi untuk memberikan alternative penyelesaian masalah.
  5. Mampu memberikan alternative pemecahan masalah psikologis yang terjadi  pada individu, kelompok, organisasi, dan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, tingkat usia, jenis kelamin, status sosial-ekonomi-budaya.
  6. Merancang dan melakukan intervensi dasar yang bersifat non klinis untuk perubahan perilaku pada individual, kelompok, dan komunitas.
  7. Mampu menjalin hubungan professional dan interpersonal secara konstruktif dan bertanggungjawab untuk membantu menyelesaikan persoalan psikologis individu.
  8. Mengkomunikasikan hasil riset, telaah dan pemikiran bidang psikologi sesuai dengan kaidah etik dan profesionalisme.
  9. Mampu mempertanggung jawabkan hasil kerja berdasarkan kode etik Psikologi Indonesia.
  10. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tertulis, serta membangun hubungan interpersonal yang produktif.
  11. Mampu merencanakan kariernya sendiri (career and personal development)
  • Asisten Psikolog
  • Konselor
  • Pengajar
  • Peneliti
  • Trainer
  • Konsultan
  • Staf atau manager di bidang SDM
  • Perancang program
  • Fasilitator
  • Motivator
  • Administrator tes psikologi
  • Pelaku Usaha Mandiri
  • Pemerintah (PNS, TNI, Polri, Pemda)
  • Rumah Sakit (Umum, Jiwa, Puskesmas)
  • Perusahaan (Swasta, BUMN)
  • Lembaga Penelitian dan Pelatihan
  • Lembaga Pendidikan (PTN, PTS, sekolah)
  • Lembaga Sosial
  • Klinik Psikologi
  • Biro Psikologi
  • Lembaga Konsultan Psikologi
  • NGO
  • LSM
2 Kompetensi Pendukung
  1. Kemampuan menguasai pengetahuan sejarah, sosial, budaya psikologi khususnya budaya lokal dan  mampu menerapkan-nya sebagai pendukung teori-teori psikologi yang digunakan dalam analisis.
  2. Kemampuan pengetahuan tentang ilmu lingkungan, khususnya kebencanaan dan analisa solusi permasalahannya, mulai dari sumber daya hingga ancaman, yang mencakup kebutuhan kehidupan masyarakat yang lebih baik, baik lingkup mikro maupun makro.
  3. Kemampuan memahami lingkup dan proses pekerjaan dan peran psikologi, baik dalam proyek maupun masyarakat, manajerial perusahaan, termasuk sektor industri bisnis yang mencakupi.
3 Kompetensi Lainnya Kemampuan memahami nilai-nilai Islam dalam penerapan ilmu psikologi