728 x 90

Panduan Agar Tak Gugup Saat Pertama Kali Gendong Bayi Baru Lahir

Panduan Agar Tak Gugup Saat Pertama Kali Gendong Bayi Baru Lahir
Panduan Agar Tak Gugup Saat Pertama Kali Gendong Bayi Baru Lahir

Panduan Agar Tak Gugup Saat Pertama Kali Gendong Bayi Baru Lahir | Jika belum memiliki anak, baik pria atau wanita ada yang merasa takut, gugup, hingga tidak mau menggendong bayi. Alasannya, karena khawatir terjadi apa-apa pada si kecil. Tapi, hal itu bisa dihindari dengan memperhatikan beberapa hal.

Laura Jana, MD, dokter anak di Omaha sekaligus penulis 'Heading Home with Your Newborn' mengatakan sebelum menggendong bayi, pastikan jika Anda mencuci tangan. Hal ini penting dilakukan mengingat sistem imun bayi yang masih lemah hingga ia rentan terhadap kuman.

Kemudian, lepaskan benda seperti jam tangan atau kalung yang ukurannya cukup besar supaya tidak menggores kulit bayi yang masih amat lembut. Karena bayi mudah gumoh, tak ada salahnya Anda menyampirkan handuk kecil di atas lengan atau bahu supaya ketika bayi gumoh, Anda bisa cepat menyekanya.

"Lalu gunakan teknik yang tepat. Leher bayi yang baru lahir belum cukup kuat menyangga kepalanya. Jadi, gunakan lekukan siku untuk menopang kepalanya," kata Jana, dikutip dari Men's Health pada Jumat (11/12/2015).

Kemudian, gunakan lengan Anda untuk menopang punggung, pantat, dan kaki si bayi. Selain itu, tarik bayi supaya tubuhnya dekat dengan dada Anda. Sebab, menurut Jana bayi senang ketika ia merasa seolah-seolah dibungkus. Namun, jangan pula merapatkan tubuh bayi terlalu kencang.

Pasalnya, mendekap bayi terlalu erat di dada malah bisa membuat bayi merasa sesak hingga ia tidak aman. Nah, jika proses menggendong bayi dirasa sulit ketika Anda dalam posisi berdiri, Jana menyarankan ambillah posisi duduk lalu taruh lengan yang akan menggendong di lengan kursi sehingga ada penopang tangan Anda.

"Bayi juga bisa merasakan stres. Namun, ketika ia menangis, Anda tak usah gugup. Tenangkan dia dengan shushing atau suara 'sshhh'. White noise seperti itu meniru suara rahim ibu sehingga bayi bisa terbantu merasa lebih tenang. Anda juga bisa perlahan mengayun bayi," saran Jana.

Asalkan, jangan terlalu menggoncang tubuh bayi dengan keras karena perlakuan sepeti itu justru membuat bayi merasa tidak nyaman dan yang ada bayi malah akan menangis lebih kencang. Jika sekitar lima sampai tujuh menit melakukan cara itu bayi tak kunjung berhenti menangis, Jana mengatakan bisa saja ia lapar, mengantuk, lelah, atau tidak nyaman dengan popoknya.

Redaksi FK
Redaksi FK
EDITOR
-->
?>